WELCOME TO MY BLOG

Sabtu, 02 Mei 2015

Revolusi Kehidupan

Hello Mei 2015, Lama tidak menulis blog, hampir 3 tahun lamanya tidak menulis blog (terakhir 2012). Sangat banyak perubahan dalam kehidupan gw, dimana duka menjadi mayoritas.

Kehilangan kakek tersayang, di akhir tahun 2013 kemudian diri ini telah menjadi single sejak Agustus 2014. Dan saat ini sedang berjuang sendirian menghadapi semester akhir di Program Ekstensi FEUI. Dan semua yang terekam di blog ini bersama sang mantan tidak akan pernah gw hapus, karena  yang terekam di blog ini adalah moment bahagia dan perlu diingat :)

Tapi, Terima Kasih Tuhan, tak pernah lupa untuk selalu mengucapkan syukur atas cobaan dan kebahagiaan yang Engkau berikan
Sesungguhnya Tuhan maha pengasih lagi maha penyayang dan adil

--aat--

Senin, 13 Agustus 2012

Alhamdulillah, Program Ekstensi FEUI 2012


Dengan mengucapkan Alhamdulillah, akhirnya gw diterima di Program Ekstensi FEUI 2012 Jurusan Manajemen. Perjuangan beberapa bulan sebelumnya telah terbayarkan. Doa telah dikabulkan, tinggal gw membayar nazar gw, yaitu motong kambing hhe..

"Selamat anda diterima menjadi calon Mahasiswa Universitas Indonesia"

Melihat tulisan diatas sungguhlah membuat badan gemetar dan meneteskan air mata haru. Akhirnya satu impian gw u/ bisa membanggakan ORTU dan pacar gw terealisasikan. Alhamdulillah ya Allah.

Makara Abu-Abu, aku padamu..kuucapkan bismillah mengawali perjuangan kembali di UI.
Terima Kasih ya Allah,
Terima Kasih Mama dan Papa
Terima Kasih Pacarku, Sagita, yg memberikan semangat u/ terus berjuang
Terima Kasih Keluargaku tercinta
Terima Kasih LBI UI
Terima Kasih Bimbel Masuk UI
Terima Kasih u/ Jane, Ginta dan Ririn,teman2 belajarku, congrats kita semua masuk UI lagi.

Hasil ini membuat gw selalu yakin, usaha selalu berbanding lurus dengan hasil.





Minggu, 18 Desember 2011

Dissemination and Consolidation of Information

Consolidation of Information
The restructuring of existing public knowledge into the form of a text or other form of message so as to make it available to those whose circumstances would otherwise effectively deny them access to this knowledge .
Purpose of this case
Weak local publishing industries, poor availability of imported books and journals, and unsatisfactory access to online iformation all lead to a call for alternatives. Repackaging, or more correctly, provision of consolidated information all lead to a call for alternatives. The consolidation process as described by saracevic and wood, begins with the study of potential users, selection of primary information sources and the evalution of their information content. Analysis of this content to permit restructuring and packaging or repackaging of the restructured information can then follow. He diffusion or dissemination of the packages should be accompanied by feedback from users to enable evalution and adjustment of the process to take place

Acquired
This content can be derived from published material, from raw data collected by research institutes and government statistical services, fromgrey literature, from information acquired electronically via online services and networks, and indeed from the people’s own corpusof indigenous knowledge. There are three main requirements
1. That information materials such as books and journals, or grey literature, should be collected or accessed and thir content organized efficiently
2. That thereshould be the capacityto research the content and creat new information packages from it
3. That these new products should be disseminated effectively
However, the point is made very strongly by saracevic and wood that the information consolidation unit proper needs a host organization which contains subject expert. The work need to be done by people who have a fuil understanding of both the message the must repackage and the audience for which it is in fended. Specialized research institutions in particular subject areas provide the necessary technical expertise in interpreting the source materials, rewriting and re-presenting the information for different media of communication.
The Result
The ultimate product of the consolidaton process may be a printed leaflet, such as the technical Bulletins on Better Care for Your Car Battery, An Easier way to make tomato crates or protecting your home against lightning from the Botswana Technology Centre. It can be a verbal message passed on by the cenral management of an Agricultural extension service to the extension workers at their reular training sessions, so that they candisseminate it to farmers who they will visit in their homes or meet in groups for practical demonstration of farming improvements. It can be the content of a radio broadcast andcan be a CD-ROM product, a file available via the internet or whatever product the community it will embody the original knowledge, from whatever, source, transformed by expert hands itno something more

reference :
Saracevic, T, and Wood, J.B (1981) Consolidation of information: A Handbook on Education, Restructuring o scientific and technical information, Unesco

Sturges, P. (1994) 'Using grey literature in informal information service in Africa: Journal of Documentation, Vol.50, pp 273-90

see also: Dissemination of Information

PAUL STURGES








DISSEMINATION OF INFORMATION
Activities which involve passing information or references to professional people about current material which may be of interest to them in their work. Dissemination involves finding out about clients interests and keeping these interest profiles up to date. The value of actively disseminating information to clients is that the client saves time finding and scanning current published material or databases. The information service may even be doing something for clients that they may never do for themselves. For the most effectives service, where timeliness or coverage is important, information staff scan through selected ‘core’ primary publications as well as searching relevant databases. Notifications should contain enough information on each item for the recipient to decide if the item is relevant and to locate it in a library. Information bulletins should be small and attractive. Clients tend to scan the whole bulletin, whether printed or online.


Further reading
Dossert, P. (ed.) (1992) Handbook of special librarianship and information work, 6th ed. chapter 13

Rowley, J. (1992)'Current awareness service or competitive intelligence: areview of the options, Aslib Proceedings, vol 44, pp 367-72

TOM WHITEHALL

Selasa, 08 November 2011

KH Idham Chalid Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional


Jakarta, NU Online (sumber)
Mantan ketua PBNU KH Idham Chalid dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah RI. Pemberian gelar tersebut diserahkan oleh presiden SBY pada upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional dan tanda jasa dalam rangka hari Pahlawan 2011 di Istana Negara, Jakarta, Selasa siang.

Terdapat tujuh tokoh yang menerima gelar pahlawan nasional kali ini, yaitu
1. Mr Sjafruddin Prawiranegara
2. KH Idam Chalid
3. Buya Hamka
4. Ki Sarmidi Mangunsarkoro
5. I Gusti Ketut Pudja
6. Sri Susuhunan Pakubuwono X
7. Ignatius Joseph Kasimo.

Pemberian gelar tersebut sesuai dengan UU nomor 20 Tahun 2009, juga Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2010.

Dalam masa perjuangan kemerdekaan, KH Idham Chalid termasuk tokoh yang terlibat aktif pada upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kalimantan Selatan yang merupakan daerah kelahirannya. Ia juga terlibat dalam berbagai jabatan public pada masa Orde Lama dan Orde Baru.

Berikut daftar riwayat hidupnya

Nama : Dr KH Idham Chalid
Tempat dan tanggal lahir : Setui, Kalsel, 27 Agustus 1922
Wafat : Ahad, 11 Juli 2010 (88) tahun


Riwayat Pendidikan
1. Madrasah Muallimin Tinggi Pesantren Gontor, Ponorogo Jawa Timur
2. Doktor Honoris Causa, Al Azhar University, Mesir

Riwayat Pekerjaan
1940 : Guru Madrasah pesantren Gontor Ponorogo bagian Tinggi (Bovenbouw Kweek School Islam).
1944 : Direktur Normal Islam School di Amuntai Kalimantan Selatan
1949 : Anggota Dewan DAerah Banjar dan Amuntai, Kalimantan Selatan, fraksi Republikein
1949 : Perwira Penerangan DAerah Sub Territori Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Divisi Lambung Mangkurat. (Maret 1949) ditangkap Belanda dan ditawan sampai ada pembebasan seluruh tawanan Kalimantan Selatan bulan November 1949)
1950 : Anggota DPR RIS selaku wakil daerah Banjar
1950-1955 : Anggota parlemen Negara Kesatuan RI
1955 : Anggota DPR wakil daerah Jawa Barat
1956 : Anggota Konstituante
24/03/56-9/04/57 : Wakil Perdana Menteri II kabinet Ali Sastroamidjojo, 31/12/56, merangkap Menteri Veteran, 16/03/57, merangkap Menteri Penerangan
09/04/57-22/07/59 : Wakil Perdana Menteri II Kabinet Djuanda atau Kabinet Karya
1959-1960 : Anggota DPA, wakil ketua MPRS
Maret 1962 – Feb 1966 : Wakil ketua MPRS dengan berbagai kedudukan sebagai Menteri Kabinet Kerja III, Menko Kabinet Kerja IV dan Menko Kabinet Dwikora
Feb 1966 – Juli1966 : Wakil PM II Kabinet Dwikora yang disempurnakan
Juli 1966 – Okt 1967 : Menteri Utama bidang Kesra kabinet Ampera, Ketua Badan Pertimbangan Penanggulangan Bencana Alam Nasional dan Koordinator Keluarga Berencana
Okt 1967 – Juni 1968 : Menteri Negera Kesejahtaraan Rakyat cabinet Ampera yang disempurnakan
Juni 1968 – Maret 1973 : Menteri Negera bidang Kesra, Menteri Sosial Kabinet Pembangunan I
1971 – 1977 : Ketua DPR RI, Ketua MPR RI
1978 – 1983 : Ketua DPA RI
1985 : Anggota Dewan Pertimbangan MUI

Riwayat Pergerakan

1944 : Pengasuh Perguruan Islam RAKHA, Amuntai, Kalimantan Selatan
1945 : Unsur pertama penggerak perjuangan kea rah kemerdekaan Indonesia, sekretaris panitia Kemerdekaan Indonesia daerah HUlu sungai Utara, Amuntai
1946 : Anggota Dewan Pimpinan Sarikat Muslimin Indonesia (SERMI), komisaris daerah hulu sungai utara, Kalsel
1947 : Penasehat staff umum dan anggota sentral organisasi pemberontaka Indonesia, kepala bidang sipil, anggota markas ALRI divisi IV Kalimantan Selatan
1949 : Perwira penerangan KDM Hubung Sungai Utara Kalsel
1950 : Aktif di pergerakan pemuda Ansor
1952 : Sekretaris jenderal PBNU
1956-1984: Ketua umum PBNU
1956 : Pengasuh Perguruan Islam Darul Maarif Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan
1960 : Pengasuh perguruan/pendidikan yatim Darul Qur’an Cisarua, Bogor Jawa Barat
1962 : Ketua Pimpinan MISSI Islam
1963 : Ketua Badan Permusyawaratan Partai Islam tingkat pusat
1964 : Ketua (presiden) Organisasi Konferensi Islam Asia Afrika
1973 : Presiden PPP
1984 : Mustasyar PBNU
1985 : Mudhir Aam Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah

*sumber: @NU_ONLINE
*FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Alhamdulillah,
Indonesia pada umumnya dan saya cicitmu beserta keluarga khususnya sangat berterima kasih atas jasa-jasamu.
Amanat-amanatmu akan selalu kami jaga dan lakukan.
Kisah-kisahmu akan kami ceritakan kembali kepada penerus bangsa ini, bahwa pernah hidup seorang ulama besar yang sangat mencintai negara, nusa dan bangsa. Mementingkan keutuhan bangsa (Pancasila) ini dibandingkan kelompok. Bertahan didalam 3 zaman dalam masa perjuangan, mempertahankan dan membangun Indonesia tercinta ini.
Bertahan di 2 era, orde lama dan orde baru.
Fisikmu tidak lagi ada di dunia ini, namun kenangan dan jasa-jasamu selalu ada di bumi Pancasila ini
you make us proud, kai.

Rabu, 28 September 2011

Mencintai itu gampang, dicintai itu mudah. Yang sulit adalah dicintai orang yang kau cintai dengan sepenuh hati
--Ahmad Safwat,28 September 2011--